085880898265 WA: 08118602418


Home » Pintu Garasi » Cara Memasang Pintu Garasi

Cara Memasang Pintu Garasi


Memasang pintu garasi Anda sendiri mungkin terdengar seperti sebuah proyek yang sulit, namun dengan pemahaman dasar mengenai cara kerja pintu, peralatan yang tepat, dan teman untuk membantu, pemasangan pintu garasi sesungguhnya dapat menjadi proyek yang dapat Anda kerjakan sendiri dengan cepat. Tahapan ini akan memandu Anda memasang pintu garasi dengan benar dan efisien.

 

Persiapan untuk Memulai Kerja

  1. Bacalah semua instruksi dari produsen. Hal ini akan memberikan Anda gambaran mengenai proses pemasangan pintu sehingga Anda dapat mengantisipasi tahap apa yang harus dilakukan berikutnya dan komponen-komponen apa yang Anda butuhkan selanjutnya. Ingatlah, walaupun artikel ini memberikan gambaran yang baik mengenai proses pemasangan pintu garasi, bisa jadi ada tahapan penting yang spesifik menurut produsen pintu yang akan Anda pasang. Anggaplah selalu bahwa instruksi yang diberikan oleh produsen menggantikan instruksi yang diberikan dalam artikel ini.
  2. Buat inventarisasi komponen-komponen yang Anda peroleh. Pintu garasi Anda seharusnya disertai dengan komponen-komponen yang diperlukan. Pastikan Anda memiliki semua komponen yang disebutkan dalam instruksi dan Anda paham di mana masing-masing komponen yang diberikan akan dipasang. Pengaturan komponen-komponen menjadi tumpukan adalah gagasan yang baik sehingga Anda dapat melihat dengan tepat apa saja yang Anda punya (dan apabila ada komponen yang hilang).
  3. Kumpulkan semua alat dan bahan-bahan tambahan yang akan Anda butuhkan untuk pemasangan pintu. Hal ini meliputi palu, paku, bor listrik dengan mata obeng, dan sekrup. Anda juga akan membutuhkan tangga untuk mencapai komponen-komponen pintu di bagian atas. Sebenarnya, menyediakan dua tangga bukanlah ide yang buruk karena Anda dan orang yang membantu Anda memasang pintu dapat menaiki tangga pada waktu yang bersamaan.
    • Letakkan semua alat dan potongan-potongan pintu garasi yang disediakan oleh produsen pada posisi yang mudah dijangkau sehingga lebih memudahkan pemasangan.
  4. Siapkan panel pintu yang pertama untuk dipasang. Apabila engsel belum disangkutkan ke bagian atas panel pertama, sangkutkan. Luncurkan roda ke dalam engsel kiri dan kanan pada panel. Lekatkan juga weather stripping (karet pintu) yang diberikan produsen ke tepi dasar panel pertama.

 

Memasang Pintu Garasi

  1. Letakkan panel pertama pada rangka pintu. Tempatkan panel di tengah-tengah dengan ujung yang dilekatkan weather-stripping di lantai. Pastikan Anda telah memilih pintu garasi yang cukup lebar untuk menutup lubang pintu tetapi tidak membentang terlalu jauh melewati lubang pintu tersebut. Pintu garasi dijual dalam ukuran standar, dengan pintu garasi tunggal yang dibuka dengan cara digulung ke atas yang paling mendasar tingginya sekitar 2,1 m dan lebarnya sekitar 2,7 m. Apabila lubang pintu Anda berbeda dari ukuran ini, Anda mungkin harus memesan pintu khusus.
  2. Rakitlah bagian-bagian jalur yang vertikal, horizontal, dan melengkung sesuai instruksi produsen. Masing-masing dari bagian berbeda ini, untuk saat ini, harus tetap terpisah karena bagian-bagian ini akan dipasang dalam tahapan yang terpisah, namun bagian vertikal harus saling terhubung, jika perlu.
    • Tinggi bagian vertikal seharusnya kira-kira sepanjang lubang pintu.
  3. Pasang jalur vertikal dengan cara meluncurkan roda pada panel pertama hingga akhir jalur dan kemudian turunkan panel ke tempatnya. Mulailah dengan satu sisi dan kemudian lanjutkan dengan sisi yang lain. Pastikan setiap jalur rata dan setiap panel berada di tengah-tengah lubang pintu. Sekrupkan jalur ke rangka pintu dengan bracket yang disediakan tetapi jangan dieratkan sepenuhnya. Anda mungkin harus membuat beberapa penyesuaian kecil terhadap posisi panel saat Anda menambahkan panel berikutnya.
  4. Atur panel kedua di atas panel pertama dengan bantuan seorang asisten.Tidak seperti panel pertama, engsel luar dari panel kedua tidak boleh disangkutkan sebelum panel berada pada tempatnya.
    • Pasang engsel luar dan roda pada panel kedua (dan panel-panel selanjutnya) dengan cara mencondongkan roda yang belum tersangkut ke dalam jalur, lalu luncurkan roda bersama engsel yang sudah tersangkut ke tempatnya pada panel, dan kencangkan dengan sekrup. Lubang-lubang ini dapat dibor terlebih dahulu tetapi engsel tidak dapat disangkutkan sebelumnya atau Anda tidak akan bisa memasang roda pada jalur. Pastikan untuk melakukan hal ini untuk kedua sisi rangka pintu.
    • Jangan lupa untuk mengebor terlebih dahulu juga lubang-lubang untuk engsel yang menghubungkan panel kedua dan ketiga sebelum memasang panel kedua! Akan jauh lebih mudah melakukan hal ini di lantai daripada saat panel sudah berada pada lubang pintu.
  5. Pasang engsel dari panel pertama ke dasar panel kedua. Sekrup-sekrup ini dapat dieratkan sepenuhnya setelah panel-panel dibariskan dengan tepat.
  6. Kencangkan jalur lebih jauh ke bagian atas dinding sehingga jalur melekat (tetapi masih dapat diatur) ke bagian dasar panel yang baru saja dipasang.Benar-benar pastikan bahwa baut sekrup (lag screws) masuk ke dalam rangka dengan baik tetapi jangan mengeratkan dulu baut sekrup-baut sekrup tersebut sepenuhnya karena Anda masih perlu mengatur jalur.
  7. Ulangi tahapan di atas saat memasang panel-panel pintu garasi selanjutnya.Pastikan bahwa bracket di bawah tiap-tiap panel melekat ke dinding. Sekali lagi, Anda masih perlu bisa mengatur bracket tetapi bracket itu harus cukup kencang untuk menahan panel-panel pada tempatnya.
  8. Periksa bahwa pintu rata dan pastikan jalur vertikal tegak lurus. Kencangkan lempeng atas dari jalur vertikal ke dinding pada masing-masing sisi rangka pintu. Baut sekrup harus disekrupkan ke rangka dengan baik karena pintu garasi akan menggunakan sejumlah besar gaya setiap kali pintu naik atau turun.
  9. Pasang jalur horizontal dan melengkung. Ikuti instruksi produsen saat saling menghubungkan jalur. Mungkin membaringkan jalur horizontal di atas tangga pada titik ini akan terbukti membantu. Periksa kembali bahwa jalur horizontal rata. Potong penggantung jalur di bagian belakang hingga panjang yang sesuai, yang dibutuhkan untuk menopang jalur, dan sekrupkan penggantung jalur tadi menjadi rangka yang baik, seperti pada gelagar dan sekat langit-langit. Ulangi proses ini dengan potongan jalur horizontal lainnya, pastikan jarak di antara jalur sama dengan yang di bawah.
  10. Pasang tabung torsi (torque tube) dan/atau pegas jika Anda tidak bermaksud menggunakan pembuka pintu garasi (garage door opener).Pastikan untuk mengikuti instruksi produsen. Apabila Anda bermaksud menggunakan pembuka, jangan memasang tabung torsi dahulu. Tabung torsi dan/atau pegas memberikan bantuan angkat untuk pintu dan membantu saat Anda membuka dan menutup pintu secara manual.

 

Menyelesaikan dan Memeriksa Pekerjaan Anda

  1. Bersihkan area pemasangan pintu garasi. Ingatlah untuk menyingkirkan paku-paku yang dipasang sementara, seperti paku yang dipasang ke kosen pada suatu sudut pada panel pertama. Juga pastikan semua rintangan, khususnya tangga, tidak merintangi sehingga Anda tidak menabraknya saat Anda mencoba membuka pintu untuk pertama kalinya.
  2. Eratkan semua pengencang setelah Anda yakin dengan kesejajaran jalur.Eratkan sekrup-sekrup mulai dari dasar pintu dan terus ke atas. Sambil mengeratkan sekrup-sekrup ini, periksa kerja pintu dengan cara memastikan pintu dapat bergerak bebas pada jalur. Pintu harus bergerak dengan mudah ke atas dan ke bawah jalur setelah semua sekrup dieratkan.
  3. Periksa kesejajaran pintu dan bahwa pintu telah kencang dengan benar terakhir kalinya. Pastikan jalur sejajar dan jika perlu, lakukan pengaturan posisi jalur. Pastikan untuk memeriksa bahwa semua roda berada dalam jalur dengan baik dan bahwa roda-roda ini bergerak dengan bebas. Periksa pula bahwa pintu akan tetap berada pada posisi di atas tanpa harus menahannya. Apabila Anda memiliki permasalahan dengan hal ini, Anda mungkin harus mengatur kemiringan dari jalur horizontal atau pegas pintu garasi.

 

Sumber: WikiHow


Tag: